FAQ Misoprostol

Bagaimana mengetahui saya hamil dan usia kehamilan?
Tidak terjadi menstruasi, aktif berhubungan seks dan munculnya gejala mual, nyeri di payudara, dan kelelahan. USG atau tes kehamilan hanyalah cara-cara mengkonfirmasi kehamilan. Tes kehamilan hanya dapat dilakukan pada hari setelah menstruasi hari pertama terlewati, jika dilakukan sebelum itu maka hasil tes tidaklah akurat (kehamilan tidak terdeteksi meski sudah terjadi). Namun seorang perempuan bisa membuat perhitungan usia kehamilan sendiri. Ia harus mengetahui kapan hari pertama menstruasi terakhirnya, tambahkan hari itu hingga hari ia melakukan penghitungan.

Ukuran rahim juga bisa menjadi estimasi lama usia kehamilan. Biasanya ini dilakukan oleh ahli kesehatan. Namun, seorang perempuan juga bisa merasakan sendiri perubahan tersebut lewat perutnya. Pertama, ia harus memastikan bahwa kandung kemihnya kosong (pipislah dahulu sebelum pemeriksaan). Kemudian, berbaring dan rasakan dengan dua tangan letak rahim (strukturnya terasa seperti gumpalan keras). Jika bisa merasakan bagian atas bawah rahim tepat diatas tulang selakangan itu berarti usia kehamilan kira-kira 12 minggu (84 hari). Bila rahim kelihatan membesar berarti usia kehamilannya lebih dari 12 minggu dan tidak disarankan memakai misoprostol untuk aborsi,


Bisakah saya melakukan aborsi saat sedang menyusui?

Sebaiknya hindari kegiatan menyusui selama 5 jam pertama setelah menggunakan misoprostol. Ada baiknya untuk membuang produksi ASI dalam 5 jam tersebut. Setelahnya, anda bisa menyusui seperti biasa. Namun jika anda harus menyusui, kecil kemungkinan akan menimbulkan masalah bagi bayi anda.


Bagaimana jika saya tidak hamil tapi tetap menggunakan misoprostol?
Misoprostol tidak akan membahayakan kesehatan perempuan meskipun ia tidak hamil dan menggunakan misoprostol. Tetapi, ia dapat mengalami efek samping obat seperti mual, muntah, diare, menggigil atau sedikit demam selama 24 jam.

Apakah misoprostol aman digunakan bagi ibu yang positif HIV/AIDS?
Perempuan dengan HIV tetap bisa menggunakan misoprostol dengan aman. Status HIV mungkin akan sedikit meningkatkan resiko infeksi atau anemia. Minum pil yang mengandung zat besi untuk mencegah anemia akan sangat membantu. Untuk mencegah infeksi dapat menggunakan antibiotik seperti doxycyline 100mg dua kali sehari selama 7 hari. 

Berapa lama sampai misoprostol bekerja efektif dan berapa lama gejalanya berlangsung?
Umumnya, misoprostol akan efektif dalam jangka waktu 4 jam, pendarahan dan kram akan mulai terjadi. Gejala-gejalanya (nyeri, kehilangan darah, mual, diare, dll) akan berlangsung hingga 12 jam dan mereda ketika aborsi telah selesai. Bila mengalami pendarahan berkepanjangan, pendarahan terlalu banyak (lebih banyak dari menstruasi biasa), nyeri di perut yang berkelanjutan hingga beberapa hari setelah aborsi, nyeri tak tertahankan, demam, pendarahan berat terus menerus hingga 3 minggu, atau nyeri saat perut ditekan adalah tanda-tanda aborsi belum lengkap. Segera pergi ke RS atau dokter untuk menyelesaikan aborsi bila mengalami salah satu gejala diatas. Tidak perlu mengatakan pada petugas medis mengenai tindakan aborsi, katakan bahwa anda mengalami keguguran spontan. Tidak ada tes yang bisa membuktikan seseorang telah melakukan tindakan aborsi. Aborsi tidak lengkap harus segera diselesaikan karena jaringan dan darah yang tertinggal dalam tubuh dapat menyebabkan infeksi atau pendarahan berat.

Berapa banyak darah yang akan hilang dan apa warnanya?
Aturan umum mengatakan bahwa darah segar berwarna merah dan darah lama berwarna kecoklatan. Ketika melakukan aborsi seorang perempuan akan kehilangan banyak darah segar berwarna merah. Bila tidak yakin telah terjadi cukup pendarahan, segera cek untuk memastikannya. Biasanya pendarahan ringan akan berlangsung hingga 3 minggu setelah tindakan (kadang lebih lama)

Apakah saya akan melihat plasenta/embrio/darah dan apa yang harus saya lakukan?
Tergantung dari usia kehamilan saat aborsi dilakukan, kantung kehamilan ukuran kecil dan beberapa jaringan bisa saja keluar. Contohnya, pada usia kehamilan 5-6 minggu produk yang keluar hanya darah dan gumpalan. Setelah 9 minggu atau lebih, anda dapat melihat kantung dalam darah, atau bahkan embrio. Saat kehamilan berusia 8 atau 9 minggu, ukuran embrio sekitar 2,5cm.

Setelah dosis pertama saya mulai pendarahan, apakah bisa dilanjutkan hingga dosis kedua dan ketiga?
Lanjutkan meminum dosis kedua dan ketiga meski terjadi pendarahan. Riset ilmiah membuktikan bahwa dosis kedua dan ketiga meningkatkan efektifitas metode ini dan mengurangi resiko aborsi yang tidak lengkap (contoh: jaringan tertinggal di rahim) sehingga tidak diperlukan penanganan lanjutan. Gejala-gejala kehamilan seperti mual, nyeri di payudara, dan kelelahan akan berkurang sedikit demi sedikit dalam beberapa hari setelah tindakan. Untuk memastikan bahwa tindakan sudah berhasil, lakukanlah USG di RS.

Apa yang terjadi jika saya tidak meminum misoprostol persis 3 jam setelah dosis pertama?
Dosis 3x4 dengan jeda 3 jam sekali adalah cara yang paling efektif untuk usia kehamilan hingga 12 minggu. Tapi misoprostol dapat digunakan hingga 12 jam setelah dosis pertama, meskipun cara ini kurang efektif.
Jangan menggunakan pil lebih dari 12 biji pada usia kehamilan hingga 12 minggu, dan 10 pil pada usia kehamilan setelah 12 minggu. Overdosis obat bisa membahayakan kesehatan! Semakin lama usia kehamilan, semakin sensitif rahim terhadap misoprostol. Kelebihan dosis akan menyebabkan pecahnya rahim! Namun, misoprostol aman dan dapat digunakan lagi beberapa hari setelahnya jika tindakan pertama gagal.

Apakah tanda-tanda kehamilan berlanjut dan apa yang bisa dilakukan dalam situasi ini?
Apabila gejala-gejala kehamilan seperti mual, nyeri di payudara,dan kelelahan masih juga terasa setelah aborsi mungkin saja anda masih hamil. Lakukan USG atau tes kehamilan setelah 3-4 minggu. Bila anda tidak yakin aborsi telah terjadi, karena masih merasakan gejala hamil, jangan tunggu untuk USG.
Jika ternyata masih hamil, anda bisa mencoba kembali metode yang persis sama menggunakan misoprostol setelah beberapa hari. Namun selalu ada kemungkinan misoprostol tidak efektif karena persentase keberhasilan sekitar 80-90% dari total kasus.

Saya menggunakan misoprostol beberapa hari yang lalu, dan masih merasa sangat nyeri sampai sekarang. Apakah itu normal?
Ini tidak normal. Bila tindakan aborsi berhasil anda tidak akan kesakitan lagi, hanya mengalami kehilangan darah. Banyaknya sisa-sisa kehamilan di rahim (aborsi tidak lengkap) dapat menyebabkan nyeri. Satu-satunya cara untuk memastikan adalah lewat USG. Sisa kehamilan yang sedikit biasanya akan keluar sendiri pada menstruasi berikutnya. Sedangkan sisa kehamilan yang banyak harus dibersihkan. Dalam kasus aborsi tidak lengkap, anda bisa menggunakan misoprostol sebanyak 2 tablet dan letakkan dibawah lidah, tunggu selama 30 menit sebelum ditelan. Kuret atau penyedotan dimana dokter akan mengeluarkan sisa-sisa jaringan dalam rahim juga dapat menjadi pilihan.

Saya sudah menggunakan misoprostol tapi hasil tes kehamilan masih positif. Apa yang haru saya lakukan?
Tunggu selama 3 minggu setelah aborsi untuk melakukan tes kehamilan. Kadang tes kehamilan masih akan positif 3-4 minggu setelah aborsi karena masih ada hormon dalam darah. USG dapat memastikan apakah anda masih hamil atau tidak.

Bagaimana mengetahui terjadinya infeksi?
Saat demam anda lebih dari 38 derajat celcius lebih dari 24 jam atau demam lebih dari 39 derajat celcius, atau bila terjadi keputihan yang tidak biasa (berbau menyengat, terlihat berbeda) anda harus segera pergi ke dokter. Itu merupakan gejala-gejala terjadinya infeksi. Infeksi seperti ini dapat diobati dengan antibiotik seperti doxycyline.

Kapankah saya bisa mulai berhubungan seks lagi setelah melakukan aborsi?
Sebaiknya anda menunggu 5 hari setelah tindakan untuk kembali berhubungan seks. Setelah aborsi, mulut rahim akan sedikit terbuka, dan ini menimbulkan resiko infeksi yang lebih besar bila berhubungan seks saat itu. Disarankan untuk tidak menggunakan tampon atau benda apapun dalam vagina selama 5 hari.