Feature Cause

Telat Datang Bulan

OMG!

Nggak perlu semumet itu kalau telat datang bulan, siapa tahu kamu hanya mengalami mentruasi yang tidak teratur, atau karena stress dan kecapean. Umm --- tapi kalo bener-bener telat? Baca artikel di sini supaya kamu tahu situasimu dan pilihanmu apa saja.

Ayo bicara dengan konselor kami!
Feature Cause

INI TIDAK MUDAH

KAMI PAHAM ITU

Tapi kami percaya, apapun keputusanmu itu adalah keputusan terbaik. Cuma kamu yang tahu apa yang paling baik buatmu. Pastikan kamu tahu apa saja pilihanmu. Kami mendukungmu.

Talk To Us
Feature Cause

KETIKA SEMUA BERAKHIR

PASTIKAN KAMU MENGGUNAKAN KONTRASEPSI

Kehamilan Tidak Direncanakan merupakan kejadian umum yang bisa di alami oleh setiap perempuan di usia subur. Pastikan resiko kehamilanmu berkurang dengan menggunakan kontrasepsi.

Kenali Kontrasepsi
Feature Cause

Relax&Free

This is your moment

Jangan khawatir tentang masa depan, jangan khawatir apa orang bilang, you're doing great. Jika butuh bicara, kami di sini.

Talk To Us

Setiap perempuan memiliki HAK REPRODUKSI yang harus dipenuhi oleh negara

  • Hak untuk menentukan memiliki anak atau tidak

  • Hak untuk memilih dengan siapa memiliki anak

  • Hak untuk menentukan berapa jumlah anak

  • Hak untuk mengatur jarak kelahiran

  • Hak untuk mendapat layanan kesehatan reproduksi

Our Latest Blog

Di mana aborsi aman ?

Beberapa email dengan pertanyaan yang sama saya terima berulang kali melalui email dan hotline. Mengenai hal itu saya ingin menjelaskan mengenai prosedur aborsi aman.
Aborsi aman bisa dilakukan dengan dua metode : surgical dan medical.  Apa bedanya?
Metode yang pertama adalah Surgical Abortion yang dilakukan melalui prosedur tindakan medis sederhana yang dilakukan di klinik, oleh dokter dan dengan peralatan medis yang steril. Metode ini bisa beragam tergantung pada usia kehamilan. Misalnya untuk usia kehamilan 9 minggu, metode yang digunakan adalah metode vakum.
Metode yang kedua adalah Medical Abortion (MA) atau dengan obat-obatan. Obat yang digunakan adalah kombinasi Mifepristone dan Misoprostol. Idealnya metode ini dilakukan di bawah pengawasan dokter. Klien bisa memilih apakah tindakan aborsinya akan dilakukan di klinik atau di rumah. Namun pada prinsipnya, metode ini harus melalui konsultasi dengan dokter.
Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Proses Surgical Abortion lebih cepat dan perempuan tidak perlu menyaksikan perdarahan dan gumpalan-gumpalan yang keluar. Namun prosedur ini akan lebih mahal dan tidak semua klinik bersedia meyediakan layanan ini, kecuali untuk kasus tertentu dimana tindakan aborsi tersebut diperbolehkan oleh hukum, yaitu :
  • Kehamilan tersebut dapat mengakibatkan resiko kesehatan hingga kematian bagi si ibu atau janin yang di kandungnya. 
  • Kehamilan tersebut merupakan akibat dari perkosaan.
Proses MA memakan waktu lebih lama. Kombinasi Mifepristone-Misoprostol paling tidak membutuhkan waktu sekitar 28 Jam. Sedangkan penggunaan Misprostol saja prosesnya berlangsung sekitar 6 Jam. Prosedur MA memerlukan ketelatenan, perempuan tidak boleh melakukannya sendirian, dan disarankan untuk melakukan pencatatan pada saat melakukan tindakan. Pencatatan ini perlu jika kemudian informasi tersebut dibutuhkan pada saat konsultasi pasca aborsi. Kelebihan dari MA adalah biaya yang lebih murah, perempuan memiliki kontrol sendiri pada proses tersebut, dan bisa dilakukan di rumah sehingga privasi terjaga.

Memastikan Klinik / Obat Aborsi Aman.

Meskipun aborsi dibatasi dan ilegal di Indonesia. Faktanya klinik aborsi dan penjual obat-obatan ada di mana-mana. Klinik-klinik tersebut bisa ditemukan dengan mudah di kota-kota besar, penjualan obat di internet sangat marak, bahkan layanan aborsi dengan metode tradisional pun ada di banyak tempat.

Permasalahannya adalah meskipun layanan tersebut tersedia namun tidak ada regulasi atau informasi yang cukup bagi perempuan untuk memastikan bahwa layanan yang ia pilih adalah aman. Bahwa layanan tersebut diberikan untuk memastikan hak atas kesehatannya terpenuhi, bukan untuk mencari keuntungan dari situasi yang dihadapi perempuan.

Dalam situasi yang tidak ideal, dimana negara tidak menjamin hak kesehatan perempuan, dimana penyedia layanan hanya mencari keuntungan dari situasi perempuan. Maka dalam situasi ini, perempuan lah yang harus berani dan cerdas memilih layanan dan memastikan yang terbaik.

Ada beberapa komponen yang harus perempuan ketahui sebelum mencari layanan aborsi aman :

Pastikan usia kehamilan anda dengan tes USG. Lakukan tes USG di rumah sakit atau klinik dan minta hasil USG dalam bentuk print. Pastikan usia kehamilan tertera dalam hasil print. Usia kehamilan menentukan metode dan harga aborsi. Seringkali klinik membohongi klien dengan menyebutkan usia kehamilan tertentu supaya perempuan membayar lebih mahal.

Jika anda mengunjungi klinik, cek dengan mata anda sendiri kondisi klinik apakah sesuai dengan standar klinik yang bersih dan aman. Jika anda bingung, ikuti intuisi anda, apakah klinik tersebut cukup bersih atau tidak. Lihat gerak gerik perawat dan dokter. Tanya bagaimana mereka membersihkan alat-alat medis. Jika anda ragu, jangan takut untuk meninggalkan klinik dan mencari tempat lain.

Perhatikan apakah dokter atau perawat menawarkan konseling atau tidak. Bagi anda yang sudah yakin dengan keputusan aborsi, konseling mungkin cukup menjengkelkan. Namun jika klinik memberikan layanan konseling ini adalah salah satu indikator bahwa klinik tersebut punya perspektif yang bagus berhubungan dengan hak dan kesehatan. Klinik yang hanya ingin mengambil keuntungan dari situasi anda tentu akan senang jika anda mengambil keputusan aborsi dengan mudah, karena ini dapat menghasilkan uang bagi mereka.

Jika anda memesan obat, tanyakan banyak hal yang berhubungan dengan prosedur penggunaan obat dan resiko yang mungkin terjadi. Jika penjual obat tidak dapat memberi penjelasan, bisa jadi dia hanya tahu jualan, jangan ambil resiko kesehatan anda dengan percaya pada pedagang. Yang anda butuhkan adalah orang yang bisa menjelaskan protokol yang tepat, menjelaskan berbagai resiko yang mungkin terjadi dan bagaimana menghindari atau mengatasinya.

MA hanya efektif hingga usia kehamilan 12 minggu. MA untuk usia kehamilan di atas 12 minggu harus berdasarkan konsultasi dan pengawasan dokter. Jadi, jangan percaya para penjual obat yang menyatakan bisa aborsi dengan obat hingga usia kehamilan 6 bulan. Ingat, definisi aborsi adalah hingga usia kehamilan 20 minggu.

Sebagai gambaran, jika anda melakukan aborsi di klinik atau rumah sakit yang legal, anda akan menjalani konsultasi pra aborsi untuk memastikan anda mengetahui berbagai resiko dan kemungkinan yang bisa terjadi, pada saat di lakukan prosedur aborsi anda akan mendapat serangkaian tindakan medis yang telah memenuhi standar medis, diantaranya di lakukan pembiusan yang dapat mengurangi rasa sakit yang berlebihan sehingga anda terhindar dari kemungkinan traumatik. Selain itu anda juga akan menjalani perawatan selama beberapa hari pasca tindakan aborsi di mana keadaan kesehatan anda akan terus menerus di pantau untuk memastikan tidak terjadi pendarahan yang hebat atau infeksi. Biasanya anda akan di beri obat atau suntikan antibiotic untuk mengurangi infeksi yang terjadi dan vitamin penambah darah untuk menggantikan darah yang keluar melalui pendarahan. Beberapa minggu atau sebulan kemudian setelah prosedur aborsi anda masih harus melakukan check-up untuk memastikan kondisi anda benar-benar pulih seperti semula.

Berbeda dengan gambaran di atas, ketika anda melakukan tindakan aborsi di klinik aborsi yang illegal, biasanya anda hanya datang pada saat prosedur aborsi dan setelah prosedur selesai di lakukan anda akan langsung pulang atau setidaknya hanya menginap semalam. Bahkan pada beberapa kasus banyak tindakan aborsi yang di lakukan di kamar hotel yang hanya di sewa untuk beberapa jam sehingga sehabis melakukan tindakan aborsi anda terpaksa harus segera check-out. Pada kasus yang lebih parah, bahkan seringkali tindakan aborsi dilakukan tanpa di beri obat penghilang rasa sakit atau pembiusan. Biasanya si dokter atau bidan hanya akan membekali anda dengan beberapa obat atau pil antibiotik dan vitamin penambah darah.

Apa akibatnya bila aborsi dilakukan secara tidak aman? Seringkali, aborsi yang dilakukan oleh bukan orang yang ahli akan memakai cara dan alat-alat yang tidak tepat. Untuk merusak dan memaksa janin keluar, rahim akan dipijat dan dimasuki alat atau benda ke dalamnya. Alat ini sering berupa benda tajam, telah tercemar dan tidak bersih. Misalnya bambu, alat penusuk atau selang yang tidak steril sering membuat infeksi rahim. Sebagai akibatnya, selain bisa kena infeksi, rahim itu bisa rusak atau robek dan selanjutnya bisa terjadi perdarahan hebat, terus menerus dan rahimnya rusak untuk selamanya. Jadi bila aborsi dilakukan oleh bukan orang yang ahli maka kemungkinan pertama yang akan terjadi adalah infeksi rahim karena alat yang dipakai tidak bersih. Kemungkinan ke dua adalah akan terjadi perdarahan hebat dan terus menerus karena rahimnya dirusak. Perlu diketahui, rahim yang ada janinnya akan penuh dengan pembuluh darah yang menyalurkan makanan bagi calon bayi. Bila dirusak maka jaringan pembuluh darah ini akan rusak dan terjadi perdarahan yang sukar dihentikan. Kemungkinan ke tiga, rahim akan terus menerus mengeluarkan darah dan cairan lain. Ini tentu akan berakibat kematian bagi si ibu bila tidak segera ditolong. Sementara itu, keadaan rahim yang tidak sehat ini bisa berkembang menjadi infeksi yang terus menerus, tumbuhnya sel baru, tumbuhnya sel ganas dan lain-lain.

Check up pasca aborsi harus dilakukan untuk memastikan bahwa aborsi telah komplit dan kondisi kesehatan kembali seperti sebelumnya. Tidak adanya tindak lanjut setelah melakukan prosedur aborsi akan sangat membahayakan kesehatan si perempuan di kemudian hari, bahkan pada beberapa kasus terjadi kematian akibat pendarahan yang hebat. Pada beberapa perempuan mungkin tidak terlihat adanya kelainan akibat prosedur aborsi yang tidak aman tapi bukan berarti tidak ada, biasanya infeksi atau trauma nya akan muncul beberapa bulan atau beberapa tahun ke depan, hanya banyak yang kemudian tidak menyadarinya.

So, love your body !

Kenapa harus Follow Up setelah aborsi?

Kenapa sih harus ribet banget pake follow up setelah aborsi dengan obat?

Nah, di artikel sebelumnya kamu sudah tahu bahwa meskipun aborsi sudah berhasil namun belum tentu aborsi tersebut komplit. Untuk memastikan bahwa aborsi komplit inilah makanya follow up menjadi penting.

Jika kamu aborsi dengan operasi kecil atau yang biasa kita sebut sebagai surgical abortion, biasanya dokter akan meminta kamu kembali untuk melakukan check up dua minggu setelah aborsi. Saat check up ini dokter akan memastikan apakah semua produk konsepsi sudah keluar atau belum. Jika sudah keluar semua, maka bisa dipastikan aborsi sudah komplit. Namun jika belum, itu artinya masih ada jaringan yang tertinggal dan perlu dikeluarkan. Sisa jaringan yang tertinggal bisa dikeluarkan dengan kuret atau cukup dengan dosis tambahan misoprostol, tergantung ukurannya seberapa besar.

Aborsi Aman : Panduan Teknis dan Kebijakan dalam Sistem Kesehatan

Selama dua dekade terakhir, bukti ilmiah di bidang kesehatan, teknologi dan pemikiran hak asasi manusia untuk menyediakan layanan aborsi aman dan komprehensif telah mengalami evolusi besar. Meskipun begitu, diperkirakan 22 juta aborsi tidak aman terus terjadi setiap tahunnya. Diperkirakan 47 000 perempuan meninggal dan 5 juta perempuan mengalami morbiditas akibat aborsi tidak aman. Angka kematian dan morbiditas ini seharusnya bisa dicegah melalui pendidikan seksualitas, kontrasepsi, dan penyediaan layanan aborsi aman dan legal.

Di negara-negara maju, layanan aborsi aman tersedia secara legal dan dapat dilakukan atas permintaan perempuan, dengan batasan yang luas baik ekonomi maupun sosial, serta mudah di akses. Di negara-negara di mana aborsi dibatasi oleh hukum dan / atau tidak tersedia, aborsi aman sering menjadi hak istimewa orang kaya, sementara perempuan miskin memiliki sedikit pilihan, menyebabkan kematian dan morbiditas yang menjadi beban sosial dan finansial dari sistem kesehatan masyarakat. 98% dari aborsi tidak aman di dunia terjadi di negara-negara berkembang - proporsi ini tidak berubah sejak tahun 2000. Perkiraan aborsi yang tidak aman mengkonfirmasi bahwa status hukum aborsi memiliki sedikit efek pada pilihan seorang perempuan untuk aborsi, artinya tidak ada relevansinya antara kriminalisasi aborsi dan kebutuhan aborsi. Meskipun hukum melarang aborsi, namun perempuan tetap berupaya untuk mencari layanan aborsi.

Kontrasepsi : Ketahui Pilihanmu dan Rencanakan Masa Depanmu

Tahukah kamu bahwa kontrasepsi itu merupakan hak dasar kesehatan? Layanan kontrasepsi seharusnya tersedia bagi semua perempuan dan laki-laki usia subur, termasuk untuk remaja. Namun pada faktanya banyak remaja tidak mendapat informasi apalagi layanan kontrasepsi. Masyarakat kita beranggapan bahwa remaja tidak seharusnya mengenal kontrasepsi karena remaja tidak boleh melakukan hubungan seks sebelum menikah. Namun pada kenyataannya riset menunjukkan bahwa remaja seksual aktif. Bahkan riset WHO menunjukkan bahwa di negara-negara dimana pendidikan seks dan kontrasepsi tidak disediakan bagi remaja, justru remaja berhubungan seks lebih dini dibanding remaja yang berada di negara-negara dimana mereka mendapat informasi dan pendidikan seksualitas. Tahu nggak kenapa? Karena salah satu materi informasi dan pendidikan seksualitas adalah tentang body image dan bagaimana membuat keputusan, termasuk keputusan kapan siap untuk berhubungan seks.

Minimnya informasi dan pendidikan seksualitas, serta tidak ramahnya layanan kontrasepsi bagi remaja inilah yang menjadi salah satu pemicu terjadinya Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD). Oleh karena itu, ketahui pilihanmu dan rencanakan masa depanmu.

Enjoy the infographic !!