Feature Cause

Telat Datang Bulan

OMG!

Nggak perlu semumet itu kalau telat datang bulan, siapa tahu kamu hanya mengalami mentruasi yang tidak teratur, atau karena stress dan kecapean. Umm --- tapi kalo bener-bener telat? Baca artikel di sini supaya kamu tahu situasimu dan pilihanmu apa saja.

Ayo bicara dengan konselor kami!
Feature Cause

INI TIDAK MUDAH

KAMI PAHAM ITU

Tapi kami percaya, apapun keputusanmu itu adalah keputusan terbaik. Cuma kamu yang tahu apa yang paling baik buatmu. Pastikan kamu tahu apa saja pilihanmu. Kami mendukungmu.

Talk To Us
Feature Cause

KETIKA SEMUA BERAKHIR

PASTIKAN KAMU MENGGUNAKAN KONTRASEPSI

Kehamilan Tidak Direncanakan merupakan kejadian umum yang bisa di alami oleh setiap perempuan di usia subur. Pastikan resiko kehamilanmu berkurang dengan menggunakan kontrasepsi.

Kenali Kontrasepsi
Feature Cause

Relax&Free

This is your moment

Jangan khawatir tentang masa depan, jangan khawatir apa orang bilang, you're doing great. Jika butuh bicara, kami di sini.

Talk To Us

Setiap perempuan memiliki HAK REPRODUKSI yang harus dipenuhi oleh negara

  • Hak untuk menentukan memiliki anak atau tidak

  • Hak untuk memilih dengan siapa memiliki anak

  • Hak untuk menentukan berapa jumlah anak

  • Hak untuk mengatur jarak kelahiran

  • Hak untuk mendapat layanan kesehatan reproduksi

Our Latest Blog

Mengatasi Rasa Nyeri


Kok sakit banget ya?
Normal gak sih?
Gak tahan !!!


Nyeri / kram muncul karena (a) kontraksi dalam rahim, dan (b) dilatasi serviks. Nyeri adalah reaksi normal selama aborsi. Otak merupakan pusat rasa sakit, dan rasa sakit termanifestasikan dalam tubuh. Pastikan kamu dan pendampingmu tetap tenang dan tangguh selama proses aborsi, bahkan ketika kamu mengeluh kesakitant. Berikut ini beberapa tips untuk manajemen nyeri:



Tips buat kamu :
  • Fokus pada bagaimana untuk mengurangi rasa sakit, bukan rasa sakit itu sendiri. 
  • Minum pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit 
  • Ingat bahwa rasa sakit adalah kondisi normal dari reaksi obat, dan akan berangsur-angsur hilang setelah proses selesai.

Tips buat pendampingmu :
  • Kalau perempuan yang kamu dampingi panik, lihat matanya, tersenyum dan coba untuk menenangkannya dengan menyentuh rambutnya atau memegang tangannya.Ketika mengalami panik dan stres, otot-otot di sekitar pinggul dan vagina akan mengetat sehingga akan menambah rasa sakit. 
  • Mendorong perempuan untuk berbicara atau melakukan hal lain yang mengalihkan perhatian fokusnya dari rasa sakit. Beberapa pasangan menonton film selama proses aborsi, pastikan kalian hanya menonton film komedi. Hindari drama, thriller, horor atau film apapun yang bisa mempengaruhi kalian secara emosional dan ketakutan. Ingat, stres tidak akan membuat proses ini menjadi lebih mudah. 
  • Dengarkan musik favorit kalian atau kenang saat-saat yang indah dan lucu yang pernah kalian alami. Kalau kalian pasangan, mungkin kenangan ketika kalian pertama bertemu. Kalau kalian sahabat atau keluarga, coba ingat-ingat hal konyol yang pernah kalian lakukan bersama.

Bagaimana membedakan nyeri normal dan sakit parah?
Kalau kamu mengeluh nyeri dan sakit; tetapi rasa nyerinya berkurang setelah minum pereda nyeri, dan kamu masih bisa melakukan aktifitas seperti biasanya tanpa bantuan orang lain, misalnya, pergi ke kamar mandi, makan, berjalan di dalam rumah, dll maka rasa nyeri dan sakit tersebut adalah nyeri normal.

Kalau kamu mengeluh nyeri dan sakit; dan rasa nyerinya tidak berkurang dengan minum pereda nyeri, kamu juga merasa lemah, hanya bisa terbaring di tempat tidur dan membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukan aktifitasmu ; misalnya harus digotong atau dipangku ke kamar mandi, maka rasa nyeri dan sakit tersebut adalah nyeri yang parah

Prinsip 4P

Sebelum kamu memutuskan untuk melakukan aborsi dengan Misoprostol, ada prinsip penting yang harus kamu ingat, yaitu prinsip 4P atau Positive, Plan, Preparation & Perform.Apa saja yang masuk dalam prinsip 4P,ini dia daftarnya :

Positive, artinya kamu betul-betul sudah mengkonfirmasi kehamilanmu dan hasilnya positif. Kamu bisa lakukan test-pack untuk mengetahui apakah kamu hamil atau tidak. Hasil yang akurat bisa dilakukan dengan ultrasound atau USG, namun pemeriksaan dengan test-pack saja sudah cukup.Pastikan usia kehamilanmu tidak lebih dari 13 minggu. Untuk menghitung usia kehamilan bisa dihitung dengan cara menghitung Hari Pertama Menstruasi Terakhir (HPMT) atau dengan ultrasound atau USG. Kamu bisa juga cek dengan kalender disini. Positive juga maknanya bahwa kamu yakin ini adalah keputusanmu sendiri, bukan keputusan pasangan atau keluargamu. Ini adalah tubuhmu, cuma kamu yang berhak mengatur apa yang akan kamu lakukan dengan tubuhmu.

Plan atau rencana. Pastikan kamu sudah punya rencana kapan dan dimana kamu akan melakukan aborsi. Kamu bisa melakukan sendiri di rumahmu di waktu yang senggang. Ambil cuti kerja jika diperlukan dan alokasikan waktu seharian untuk proses aborsi dan istirahat setelahnya. Ambil waktu yang tidak ramai, jangan sampai saat kamu tindakan kamu juga menerima banyak tamu di rumah. Selain perencanaan tempat, kamu juga harus punya rencana berikut ini :



  • Siapa yang akan mendampingi kamu? Kamu gak boleh aborsi sendirian, pastikan harus ada yang mendampingi kamu selama proses aborsi, dan harus orang yang kamu percaya dan tidak mudah panik. 
  • Pastikan kamu memiliki perencanaan mengenai rumah sakit terdekat yang bisa di akses jika terjadi situasi darurat. Termasuk mode transportasi yang akan kamu gunakan.

Preparation atau persiapan. Kamu harus menyiapkan beberapa hal sebelum aborsi di antaranya :
  • Siapkan obat-obatan yang disarankan, baik itu pereda nyeri ataupun antibiotik (kalau kamu memiliki kondisi infeksi tertentu). Untuk pereda nyeri kamu bisa membeli ibuprofen atau paracetamol di apotik terdekat.
  • Siapkan pembalut ukuran reguler untuk perdarahan nanti.
  • Pastikan kamu sudah makan besar paling tidak 3-4 jam sebelum tindakan. Perut yang penuh dapat memperparah kondisi mual dan muntah
  • Siapkan musik dan film favorit kamu. Hindari musik dan film yang mellow. Saatnya kamu menonton film komedi untuk menghibur dirimu sendiri. Ingat, perasaan sedih dan galau gak akan membantumu melalui proses dengan mudah. Justru karena sedih dan galau kamu bisa jadi stress. Saat kamu stress, otot-otot vaginamu akan menegang dan ini akan mengakibatkan rasa sakitnya bertambah.
  • Pastikan juga kamu punya pulsa cukup di hp-mu untuk memastikan kamu bisa menghubungi orang lain atau konselor jika dibutuhkan. Kalau kamu punya pulsa internet, kamu juga tetap bisa ngetweet dan facebookan selama prosesnya :) 
Perform atau pelaksanaan. Ok, semuanya sudah direncanakan dan dipersiapkan dengan matang. Saatnya kamu menjalankan rencanamu. Keep calm and Confident. Ini adalah keputusanmu, Ini adalah hidupmu.

Perdarahan setelah aborsi

Perdarahan setelah aborsi dengan Misoprostol adalah hal yang normal. Kram di bagian bawah perut dan perdarahan merupakan salah satu reaksi Misoprostol.Perdarahan terjadi karena Misoprostol bekerja dengan membuat rahim berkontraksi. Kontraksi rahim inilah yang mengakibatkan produk konsepsi yang menempel pada dinding rahim meluruh dan keluar dalam bentuk perdarahan seperti menstruasi. Kalau kamu mengalami perdarahan seperti ini, nggak perlu panik. Perdarahan biasanya terjadi selama 2-3 minggu setelah aborsi. Kadang bisa kurang dan bisa lebih. Bahkan kadang perdarahan berhenti setelah satu minggu, lalu muncul kembali beberapa hari kemudian. Kalau ini terjadi, nggak perlu kaget. Selama masih dalam rentang 2-3 minggu setelah aborsi, kondisi ini merupakan kondisi normal.

Pada beberapa hari pertama, selain perdarahan biasanya keluar gumpalan seperti jel hitam kemerah-merahan. Kamu tau kan kalau kita lagi menstruasi kadang kita mengeluarkan gumpalan seperti itu? Nah, setelah aborsi kadang juga keluar gumpalan yang sama. Biasanya rasa sakit akibat kram meningkat beberapa saat sebelum keluar gumpalan. Keluarnya gumpalan ini juga bagian dari proses alami rahim meluruhkan sisa-sisa kehamilan. Jadi, kamu nggak membutuhkan kuret atau tindakan medis lainnya. Kamu hanya perlu bersabar sampai prosesnya ini selesai dengan alami.

Yang perlu kamu ketahui adalah membedakan yang mana perdarahan normal dan mana perdarahan hebat. Jika perdarahan yang keluar sangat banyak atau mengalir seperti kran, sampai kamu harus ganti pembalut 2-3 kali dalam satu jam, selama dua jam berturut-turut, maka itu adalah tanda-tanda perdarahan hebat. Karena kehilangan banyak darah, biasanya perempuan merasa pusing dan lemah.

Perhatikan gambar di bawah ini, yang dimaksud dengan perdarahan yang berat adalah kalau pembalut kamu penuh seperti gambar paling bawah dalam waktu kurang dari satu jam.

Dalam situasi seperti ini kamu harus segera ke dokter dan mendapatkan perawatan pasca aborsi. Meskipun resiko perdarahan hebat dan komplikasi ini sangat kecil, namun kamu harus tetap awas dan siaga. Pastikan kamu dan pendamping kamu sudah punya back up plan dalam kondisi seperti ini.

O ya, kalau kamu harus ke rumah sakit, Dokter gak perlu tau kalau kamu mengkonsumsi Misoprostol. 40 menit setelah dikonsumsi, Misoprostol sudah sulit dideteksi di dalam darah. Hanya tes laboratorium yang mahal dan rumit yang bisa mendeteksinya, dan kebanyakan rumah sakit di Indonesia tidak memiliki fasilitas tersebut. Jadi jangan percaya kalau Dokter bilang dia tahu kamu minum Misoprostol melalui tes darah. Itu akal-akalan Dokter saja supaya kamu mengaku.

Be calm and confident !

Kontrasepsi : Ketahui Pilihanmu dan Rencanakan Masa Depanmu

Tahukah kamu bahwa kontrasepsi itu merupakan hak dasar kesehatan? Layanan kontrasepsi seharusnya tersedia bagi semua perempuan dan laki-laki usia subur, termasuk untuk remaja. Namun pada faktanya banyak remaja tidak mendapat informasi apalagi layanan kontrasepsi. Masyarakat kita beranggapan bahwa remaja tidak seharusnya mengenal kontrasepsi karena remaja tidak boleh melakukan hubungan seks sebelum menikah. Namun pada kenyataannya riset menunjukkan bahwa remaja seksual aktif. Bahkan riset WHO menunjukkan bahwa di negara-negara dimana pendidikan seks dan kontrasepsi tidak disediakan bagi remaja, justru remaja berhubungan seks lebih dini dibanding remaja yang berada di negara-negara dimana mereka mendapat informasi dan pendidikan seksualitas. Tahu nggak kenapa? Karena salah satu materi informasi dan pendidikan seksualitas adalah tentang body image dan bagaimana membuat keputusan, termasuk keputusan kapan siap untuk berhubungan seks.

Minimnya informasi dan pendidikan seksualitas, serta tidak ramahnya layanan kontrasepsi bagi remaja inilah yang menjadi salah satu pemicu terjadinya Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD). Oleh karena itu, ketahui pilihanmu dan rencanakan masa depanmu.

Enjoy the infographic !!