Feature Cause

Telat Datang Bulan

OMG!

Nggak perlu semumet itu kalau telat datang bulan, siapa tahu kamu hanya mengalami mentruasi yang tidak teratur, atau karena stress dan kecapean. Umm --- tapi kalo bener-bener telat? Baca artikel di sini supaya kamu tahu situasimu dan pilihanmu apa saja.

Ayo bicara dengan konselor kami!
Feature Cause

INI TIDAK MUDAH

KAMI PAHAM ITU

Tapi kami percaya, apapun keputusanmu itu adalah keputusan terbaik. Cuma kamu yang tahu apa yang paling baik buatmu. Pastikan kamu tahu apa saja pilihanmu. Kami mendukungmu.

Talk To Us
Feature Cause

KETIKA SEMUA BERAKHIR

PASTIKAN KAMU MENGGUNAKAN KONTRASEPSI

Kehamilan Tidak Direncanakan merupakan kejadian umum yang bisa di alami oleh setiap perempuan di usia subur. Pastikan resiko kehamilanmu berkurang dengan menggunakan kontrasepsi.

Kenali Kontrasepsi
Feature Cause

Relax&Free

This is your moment

Jangan khawatir tentang masa depan, jangan khawatir apa orang bilang, you're doing great. Jika butuh bicara, kami di sini.

Talk To Us

Setiap perempuan memiliki HAK REPRODUKSI yang harus dipenuhi oleh negara

  • Hak untuk menentukan memiliki anak atau tidak

  • Hak untuk memilih dengan siapa memiliki anak

  • Hak untuk menentukan berapa jumlah anak

  • Hak untuk mengatur jarak kelahiran

  • Hak untuk mendapat layanan kesehatan reproduksi

Our Latest Blog

Kenapa harus Follow Up setelah aborsi?

Kenapa sih harus ribet banget pake follow up setelah aborsi dengan obat?

Nah, di artikel sebelumnya kamu sudah tahu bahwa meskipun aborsi sudah berhasil namun belum tentu aborsi tersebut komplit. Untuk memastikan bahwa aborsi komplit inilah makanya follow up menjadi penting.

Jika kamu aborsi dengan operasi kecil atau yang biasa kita sebut sebagai surgical abortion, biasanya dokter akan meminta kamu kembali untuk melakukan check up dua minggu setelah aborsi. Saat check up ini dokter akan memastikan apakah semua produk konsepsi sudah keluar atau belum. Jika sudah keluar semua, maka bisa dipastikan aborsi sudah komplit. Namun jika belum, itu artinya masih ada jaringan yang tertinggal dan perlu dikeluarkan. Sisa jaringan yang tertinggal bisa dikeluarkan dengan kuret atau cukup dengan dosis tambahan misoprostol, tergantung ukurannya seberapa besar.

Aborsi Aman : Panduan Teknis dan Kebijakan dalam Sistem Kesehatan

Selama dua dekade terakhir, bukti ilmiah di bidang kesehatan, teknologi dan pemikiran hak asasi manusia untuk menyediakan layanan aborsi aman dan komprehensif telah mengalami evolusi besar. Meskipun begitu, diperkirakan 22 juta aborsi tidak aman terus terjadi setiap tahunnya. Diperkirakan 47 000 perempuan meninggal dan 5 juta perempuan mengalami morbiditas akibat aborsi tidak aman. Angka kematian dan morbiditas ini seharusnya bisa dicegah melalui pendidikan seksualitas, kontrasepsi, dan penyediaan layanan aborsi aman dan legal.

Di negara-negara maju, layanan aborsi aman tersedia secara legal dan dapat dilakukan atas permintaan perempuan, dengan batasan yang luas baik ekonomi maupun sosial, serta mudah di akses. Di negara-negara di mana aborsi dibatasi oleh hukum dan / atau tidak tersedia, aborsi aman sering menjadi hak istimewa orang kaya, sementara perempuan miskin memiliki sedikit pilihan, menyebabkan kematian dan morbiditas yang menjadi beban sosial dan finansial dari sistem kesehatan masyarakat. 98% dari aborsi tidak aman di dunia terjadi di negara-negara berkembang - proporsi ini tidak berubah sejak tahun 2000. Perkiraan aborsi yang tidak aman mengkonfirmasi bahwa status hukum aborsi memiliki sedikit efek pada pilihan seorang perempuan untuk aborsi, artinya tidak ada relevansinya antara kriminalisasi aborsi dan kebutuhan aborsi. Meskipun hukum melarang aborsi, namun perempuan tetap berupaya untuk mencari layanan aborsi.

Kontrasepsi : Ketahui Pilihanmu dan Rencanakan Masa Depanmu

Tahukah kamu bahwa kontrasepsi itu merupakan hak dasar kesehatan? Layanan kontrasepsi seharusnya tersedia bagi semua perempuan dan laki-laki usia subur, termasuk untuk remaja. Namun pada faktanya banyak remaja tidak mendapat informasi apalagi layanan kontrasepsi. Masyarakat kita beranggapan bahwa remaja tidak seharusnya mengenal kontrasepsi karena remaja tidak boleh melakukan hubungan seks sebelum menikah. Namun pada kenyataannya riset menunjukkan bahwa remaja seksual aktif. Bahkan riset WHO menunjukkan bahwa di negara-negara dimana pendidikan seks dan kontrasepsi tidak disediakan bagi remaja, justru remaja berhubungan seks lebih dini dibanding remaja yang berada di negara-negara dimana mereka mendapat informasi dan pendidikan seksualitas. Tahu nggak kenapa? Karena salah satu materi informasi dan pendidikan seksualitas adalah tentang body image dan bagaimana membuat keputusan, termasuk keputusan kapan siap untuk berhubungan seks.

Minimnya informasi dan pendidikan seksualitas, serta tidak ramahnya layanan kontrasepsi bagi remaja inilah yang menjadi salah satu pemicu terjadinya Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD). Oleh karena itu, ketahui pilihanmu dan rencanakan masa depanmu.

Enjoy the infographic !!


Cara Menggugurkan Kandungan dengan Obat Aborsi

Obat aborsi adalah obat yang bisa kamu gunakan untuk menghentikan kehamilan. Ada beberapa jenis obat peluntur kandungan, misalnya saja mifepristone dan misoprostol. Sebagai obat penggugur kandungan, mifepristone memang tidak mudah ditemukan di Indonesia karena obat ini memang tidak terdaftar di Indonesia.

Berbeda dengan mifepristone, misoprostol bisa kamu temukan di apotek dengan merk-merk dagang seperti: cytotec, gastrul, chromalux, cytostol, misotab, noprostol, citrosol, invitec, mipros, prosomed, dll. Meskipun demikian, misoprostol bukanlah obat aborsi non resep. Kamu membutuhkan resep dokter bila ingin membeli misoprostol di apotek. 

Obat telat bulan ini bekerja dengan menggugurkan kandungan dari dalam. Mifepristone, misalnya, bekerja dengan memblokir hormon progesteron sehingga perkembangan kehamilan terhenti. Sementara itu, misoprostol bekerja dengan merangsang kontraksi pada rahim sehingga hasil pembuahan keluar dengan sendirinya, serta melunakan dan membuka mulut rahim sehingga produk kehamilan keluar. 

Oleh karena itu, kedua jenis obat ini umum digunakan sebagai obat telat datang bulan. Dengan adanya obat aborsi ini, kamu bisa menghentikan kehamilan tanpa perlu dikuret atau melakukan aborsi dengan operasi. Tetapi bila kamu ingin menggugurkan kandungan dengan pil aborsi, kamu harus memperhatikan aturan pakai obat aborsi ini. 

Bila dilakukan sesuai dengan aturan pakainya, tingkat keberhasilan obat aborsi ini bisa mencapai 86-98%. Tingkat keberhasilan ini bisa turun bila kamu tidak meminumnya dengan cara yang benar, misalnya saja kamu meminum dosis yang salah atau dosis yang tidak sesuai dengan usia kehamilanmu. Karena dosis dari obat yang diminum sangat berpengaruh dengan tingkat keberhasilan aborsi yang dilakukan, kamu harus memilih penjual obat aborsi dengan hati-hati.

Harga obat aborsi biasanya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp1.000.000 Pastikan kamu tidak membayar lebih dari harga tersebut.